Archive for the ‘TRANSPORTASI DUNIA DAN INDONESIA’ Category

BANTEN BIKIN MONORAIL

Berita ini mengejutkan dan memberikan angin segar pemecah kebuntuan transportasi yang sudah kadung carut marut.  Khususnya Jakarta, Fauzi Bowo terkesan tidak peduli dengan keadaan ini justru malah menyalahkan para pengguna jalan yang tdak disiplin, parkir yang nggak beraturan, lah ini kan kekuasaan ente dan ente pula yang mimpin kok bisa bilang masyarakat yang salah.  Ucapan fauzi bowo ini terungkap dalam acara Demi Bangsa yang ditayangkan oleh MNCTV episode ke III  tayang pada hari Senen jam 23.00 tanggal 19 Desember 2010. Suatu bentuk kegagalan Fauzi Bowo sebagai pemimpin Jakarta. Lupakanlah cerita kegagalan transportasi di era Fauzi Bowo. Kita beralih ke wilayah yang di kelola oleg Gubernur perempuan Ratu Atut, dengan mencengangkan membuat terobosan Monorel dari Tangerang Selatan melewati BSD, Citra Raya menunju Bandara Soetta.

Biaya yang diperlukan tidak sedikit yakni 3 trilyun, tapi jangan lupa berapa banyak subsidi bbm yang bisa dihemat karena pembangunan monorel ini.  Sebagai informasi subsidi BBM Indonesia tahun 2010 adalah 57,4 trilyun (sumber solopos ) nah 3 trilyun pembangunan monirail itu hanya 0.52 persen dari subsidi BBM !!! Bayangkan berapa banyak penghematan yang bisa dilakukan. Pemerintah pusat harus membuat Garis Besar Haluan Negara…tidak hanya menonton bola saja. Tapi saatnya Pemerintah Pusat membuat karya nyata  yang ilmiah demi bangsa dimasa yang akan datang.

Kita flash back kebelakang apa yang dibuat oleh pemimpin kita masa lalu ?  bung Karno membuat semanggi, jalan bypas dan pertumbuhan ruas jalan berimbang dengan jumlah kendaraan yang ada. Peluncuran kereta api sebagai transportasi masal kearah bandung maupun Yogya Solo dan Surabaya hingga Banyuwangi. Jaman pak Soeharto, tol double decker, perluasan semanggi, swastanisasi kereta api, tol jakarta bogor, jakarta – cicampek, tol Jakarta- Merak, outer ring road, inner ring dan masih banyak lagi. Megawati saya nggak mendengarnya, Gus Dur sama saja, SBY nggak ada bedanya. Nah kalau gitu gimana kita tidak rindu masa lalu dimana dolar hanya 2500 rupiah pe 1 USD sekarang 4 kali lipatnya.

Cerita ini hanya menggambarkan bagaimana pemimpin negeri kita masih sangat sektarian tanpa memikirkan kepentingan bangsa yang lebih besar.  Marilah kita introspeksi untuk kebaikan bangsa kita dan mari kita sambut rencana monumental dari pemprov Banten agar rencana pembangunan monorel bisa terwujud dengan cepat dan semoga pemprov lainnya juga mengikuti.

KA Bandara Soeta Hanya Bisa Menjadi Mimpi?

Disadur dari harian umum pelita http://www.pelita.or.id/baca.php?id=67754

KA Bandara Soeta Hanya Bisa Menjadi Mimpi?

PELAKSANAAN pembangunan mega proyek kereta api (KA) Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soeta), Cengkareng senilai Rp2,2 triliun hanya bisa menjadi mimpi. Pasalnya, proyek bergengsi itu setelah diambil-alih pemerintah dalam hal ini Departemen Pehubungan (Dephub) melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian satu tahun lalu, nasibnya semakin tidak pasti.
Optimisme Dephub dimasa Menhub Hatta Rajasa maupun PT RaiLink yang dinyatakan sebelumnya bahwa proyek angkutan massal itu akan selesai dan sudah bisa dioperasikan September 2009, tidak akan menjadi kenyataan.
Rencana pembangunan KA Bandara Soeta telah dilansir sejak tiga tahun lalu. Namun apa hendak dikata, semua rencana itu buyar. Bahkan semua instansi yang terkait dengan mega proyek itu seolah-olah bingung, karena harus menyesuaikan dengan Keppres No 80/2005 tentang Pengadaan Barang dan Jasa di Pemerintahan, kata Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal, pekan lalu di Jakarta. Nasib kelanjutan KA Bandara Soekarno-Hatta hingga saat ini belum jelas. Belum jelas. Mereka sendiri masih bingung, katanya.
Proyek itu sendiri awalnya diperkirakan hanya bernilai Rp900 miliar dan akhirnya berkembang menjadi Rp2,2 triliun. Anehnya perkembangan nilai proyek tersebut sampai sekarang masih dipertanyakan banyak pihak.
Molornya pelaksanaan proyek yang semula diperkirakan pekerjaan konstruksinya paling cepat akhir 2008, tetapi kenyataannya sampai sekarang; belum ada tanda-tanda kemajuan yang berarti. Proyek itu sendiri, diharapkan menjadi percontohan sistem angkutan terpadu, antara moda KA, darat serta udara karena arus penumpang udara ke Bandara Soekarno-Hatta trendnya terus meningkat sehingga diperlukan akses alternatif.
Proyek ini digagas pada saat Menhub dijabat oleh Hatta Rajasa, dan Dirjen Perkeretaapian dijabat oleh Soemino Eko Saputra tiga tahun lalu. Kini jabatan Menhub dalam dua tahun terakhir digantikan oleh Jusman Syafii Djamal dan jabatan Dirjen Perkeretaapin sudah dua kali diganti, namun greget dari proyek itu semakin mengendor.
Bahkan, ketika Dirjen Perkeretaapian Dephub dijabat Wendy Aritenang Yazid (kini Staf Ahli Menhub), saat itu pemerintah memberikan kemudahan fasilitas agar proyek KA Bandara Soeta segera dibangun.
Fasilitas itu, antara lain berupa percepatan pemberian izin trase sampai konsesi penyelenggaraan KA Bandara. Termasuk juga penggunaan Dukuh Atas sebagai city air terminal,.
KA Bandara jalur Manggarai-Soekarano-Hatta akan menempuh jarak 32,73 Km (melintasi Dukuh Atas-Tanah Abang-Angke-Pluit-Pantai Indah Kapuk-Terminal 1 dan 3 Soekarno-Hatta); dan dibangun di atas tanah mengikuti jalur jalan tol Bandara.
Pemerintah pun pernah membentuk konsorsium KA Bandara yang dimotori oleh PT RaiLink, perusahaan patungan PT KA dan PT Angkasa Pura II (keduanya perusahaan BUMN). Dirut PT RaiLink, Masjraul Hidayat, sebelumnya pernah menyebutkan bahwa peminat dari proyek itu cukup banyak. Peminatnya banyak. Sedikitnya 10 investor dari dalam dan luar negeri sudah tertarik dan hal ini sudah disampaikan pada ajang Indonesia Infrastructure 2006, katanya.
Sebenarnya walaupun rencana pemerintah untuk mengambil-alih proyek KA Bandara kian bulat, optimistisme tetap ditunjukkan Direktur Utama PT RaiLink Masjraul Hidayat. Bahkan, dia menegaskan, proyek pembangunan bisa diselesaikannya paling lambat pertengahan 2009. Insya-Allah, pertengahan 2009 KA Bandara bisa operasional. Saya optimistis PT RaiLink bisa menyelesaikan proyek ini secepatnya, ujarnya.
Namun, sayang, Masjraul enggan berkomentar lebih jauh perihal rencana pengambilalihan proyek KA Bandara oleh pemerintah. Saat ini, pihaknya masih terkonsentrasi pada pembahasan tentang pembebasan lahan sepanjang 9,3 Km di wilayah Kalideres, Jakarta Barat, yang dilakukan bersama Pemprov DKI Jakarta. Dia menargetkan, pembebasan lahan itu sendiri bisa selesai akhir 2007.
Selain membahas pembebasan lahan, pihaknya kini juga masih melakukan penggarapan desain struktur pembangunan KA Bandara. Kami juga menargetkan, desain akan rampung pada akhir 2007. Sehingga proses pembangunan konstruksi bisa dilakukan pada awal 2008, katanya.
Desain ini bukan baru kami buat, tetapi kami sempurnakan lagi, kami perbarui. Karena nantinya, KA tidak hanya sampai batas luar Bandara Soeta. Tetapi, bisa beroperasi sampai ke terminal-terminal penumpang, lanjutnya.
Terkait rencana pengambilalihan proyek KA Bandara, Dephub telah menyiapkan anggaran khusus dalam APBN 2008. Dirjen Perkeretaapian Soemino Ekosaputro saat itu mengatakan, langkah itu akan disinergikan dengan rencana kerja membangun 80 Km jalur rel KA baru, senilai Rp1 triliun. Salah satunya, kami akan bangun double track Duri-Tangerang yang akan kami teruskan dari Kalideres menuju Soekarno-Hatta, ujarnya.
Pembangunan jalur ganda Duri-Tangerang sepanjang 23 Km guna merealisasikan sistem jalur ganda di seluruh lintasan KA Jabotabek. Sejak awal, rencana pembangunan ini berhubungan dengan jalur KA Bandara dari Manggarai menuju Bandara Soeta sepanjang 30,3 Km, ujarnya.
Saat ini, PT RaiLink juga tengah menggarap proyek pembangunan KA menuju Bandara Kualanamu, Medan, Sumatera Utara; senilai Rp15 miliar. Dipastikan, jalur baru KA yang menghubungkan Arah Kabu dan lokasi Bandara Kualanamu itu akan lebih dahulu selesai ketimbang proyek KA Manggarai-Soekarno-Hatta.
Alasannya, selain panjang jalur yang akan dibangun jauh lebih pendek (1 Km), keberadaan jalur KA baru itu juga akan sangat membantu proses pembangunan Bandara Kualanamu. Kemungkinan memang akan lebih dulu. Karena KA bisa digunakan untuk mengangkut bahan-bahan proyek, serta alat-alat berat untuk pembangunan. Lagi pula, rutenya lebih pendek, kata Masjraul.(yahya)

Ini adalah berita yang saya sunting dari harian Pelita, kembali birokrasi menjadi urusan transportasi massal menjadi terbentur. Tumpang tindih antara kepentingan pusat dan daerah saling lempar tanggung jawab mengakibatkan kemunduran pembangunan sarana transportasi masal diseluruh lini (bandara, pelabuhan, maupun bandara). Dahulu sudah dipikirkan oleh menhub jaman Orde Baru moda transportasi terintegrasi dan menjadikan manggarai sebagai sentral transportasi masal dimana disitu bertemu seluruh simpul transportasi baik kereta api, maupun bus. Kembali, ganti pemerintah ganti pula kebijakan. Semoga kita bisa belajar dari negeri yang dekat seperti Singapore, Malaysia atau Hongkong

Lalulintas Hongkong yang tertib

Perjalanan saya kali ini menjelajah hongkong dan sekitarnya dari tanggal 3 – 8 November 2010. pulau yang saya kunjungi adalah Lantau, Island dan Kowloon dan New Territories). Kembali indonesia sangat kalah jauh dibandingkan dengan lalulintas di Negara Bagian China yang sudah diserahkan oleh  Koloni Inggris ini.  Saya bertemu dengan rekan dari India dan mereka tanya saya asal dari mana, kemudian saya bilang Indonesia. Wah mereka menertawakan lalulintas Jakarta. Bayangkan orang India saja melecehkan lalulintas Indonesia apalagi negara maju. Wah pokoknya malu lah kalau kita cerita lalulintas Negeri Sendiri. Rekan saya cerita bahwa dia pernah ke Indonesia dan dari kantor Telkomsel ke J.W, Marriot tempat dia nginap perlu waktu 2 jam saat jam pulang kantor. Crazy Jakarta Traffict, masa cuma seberang jalan bisa 2 jam, wah lebih baik jalan kaki katanya. Sialnya dia nggak tahu jalan, setelah tau dekat dia mengumpat hahaha.

Its crazy katanya berulang ulang dan setelah kejadian itu dia tidak mau lagi ditugaskan ke Jakarta. wah memalukan ya….well mudah mudahan cerita saya disini bisa dibaca oleh petinggi negeri kita dan dijadikan cermininan pengelolaan transportasi di Indonesia mulai Dishub, Departemen of Transportation dan pihak pihak terkait. Ga usah jauh jauh nyontoh Bogota lah, yang deket aja Singapore dan Hongkong bisa jadi contoh. Kita sudah lelah menunggu lalulintas kita bisa lebih baik dari negeri lain.

Satu lagi masukan dari rekan saya orang India itu, menurutnya sangat sulit untuk mendapatkan peta jalan di Jakarta. Di Hongkong, banyak terdapat Hongkong Tourism Board yang menyediakan Peta secara gratis, menyediakan list of  hotel maps, place of interest dan lain lain. Wah sangat nyaman deh pokoknya.

Mari kita mulai ceritanya :

Hong Kong terdiri dari Pulau Hong Kong, Kowloon, dan New Territories . Hong Kong dilayani oleh Bandara Internasional Hong Kong di Chek Lap Kok namun lebih sering dikatakan terletak di Lantau.

Hong Kong memiliki sistem transportasi dalam kota yang mapan dan modern yang terdiri dari kereta api, bus, tram, feri, dan taksi. Hampir semua layanan transportasi dapat dibayar menggunakan Octopus Card.

Jaringan kereta bawah tanah dikelola oleh MTR Corporation Limited yang mengelola MTR dan Kowloon-Canton Railway Corporation yang mengelola KCR sedangkan layanan tramnya adalah satu-satunya di dunia yang memakai kereta tram dua tingkat. Jaringan bus dikelola oleh 5 operator yang menggunakan bus dua tingkat seperti terdapat di London dan Singapura. Terdapat pula layanan taksi yang 99% armadanya menggunakan LPG.

Layanan feri yang paling dikenal adalah Star Ferry yang menyeberangi Victoria Harbour antara Tsim Sha Tsui, Central, Wan Chai, dan Hung Hom dengan biaya hanya 2 HKD. Sistem tiketing semua serba otomatis. Masukan uang ke vending machine dan koin akan keluar sendirinya dan koin itu dimasukan ke pintu masuk.  Semua dengan mesin sehingga tidak ada tindakan suap atau sogok atau menganggap orang penting yang bisa masuk dengan gratis.

Dari masing masing terminal seperti di Central sudah terdapat Bus Umum double decker yang siap mengantar anda kemanapun tujuan anda di pulau Hongkong. 15 C adalah nomor bus yang megnarah ke Peak Tram Terminal yang terletak di Central juga. Kalau anda ingin langsung ke the Peak maka anda bisa naik  Bus Double Decker No. 15.  Dipulau hongkong sendiri banyak moda transportation seperti Trem, Bus atau MTR. Moda transportasi yang banyak alternativenya ini lah yang membuat masyarakat Hongkong memilih menggunakan kendaraan umum dibandingkan dengan kendaraan pribadi.

Begitu banyaknya bis sehingga kita tidak perlu takut tidak terangkut atau berdesakan untuk berdiri. Tidak ada copet, tidak ada yang berdiri dan tidak ada yang melakukan sexual harrashment di dalam bus.  Hebatnya lagi tidak ada kondektur karena penumpang membayarnya dengan cara elektronik. Setiap bus dilengkapi dengan digital TV sebagai hiburan dan promosi.

kemudian di terminal bus, setiap arah ada petunjuknya termasuk terminal terminal yan dilewati bus tersebut berikut tarifnya.  Terlihat memang fondasi struktur transportasinya begitu bagus dan mungkin lebih bagus di bandingka Singapore yang terkadang kita masih harus berdiri saat didalam bis.

Kalau di Singapore ada bus Hop On maka di Hongkong ada Open Top Bus Tour Double Decker, dimana setiap penumpang dengan membayar HKD 50 bebas mau kearah manapun anda menuju.

Kita lihat semua antri dengan tertib. Bis hanya menunggu maksimal 5 menit sehingga seluruh keberangkatan terjadwal.  Tidak ada penumpang yang berdiri dan tidak ada yang berdesak desakan.  Semua bus dilengkapi dengan CCTV sehingga semua orang tidak berani melakukan kejahatan didalam bus. Kemudian semua Bus dilengkapi pula dengan TV digital. nah nggak bosan kan menempuh perjalanan.

JALAN R.E. MARTADINATA AMBROL SIAPA YANG SALAH

Jalan RE Martadinata Ambrol !!! kenapa bisa terjadi kejadian seperti itu, tentu ini karena kelalaian manusia dalam menghitung kekuatan jembatan, namun demikian hebarnya  tidak ada satu pihakpun yang mengakui bersalah atas kejadian ini dan alam lah yang bersalah telah menggerus bagian fondasi jalan sehingga menjadi rapuh.  Kembali alam yang menjadi korban karena ulah manusia.  Beban tonase jalan tidak dihitung dan abrasi laut tidak ditanggul. Nah kalau begini siapa yang bertanggung jawab atas kerugian yang terjadi.

carut marutnya sistem birokrasi di Indonesia termasuk dalam pemeliharaan jalan mengakibatkan semua pihak melepaskan tanggung jawabnya atas kerusakan jalan yang ada. Padahal kita sebagai warganegara dikejar kejar pajak mulai PPN, PPH dan pajak lainnya (retribusi, PPNBM dan segala macam dipajakin) Harga menjadi semakin mahal, tapi kualitas infrastruktur tidak  diperhatikan.  Infrastruktur aja tidak dipikirkan apalagi moda transportasi umum. Yah kita hanya bisa bermimpi memiliki MRT,    MTRShinkasen, atau seperti di Jerman ada U-Bahn systems S-Bahn systems,  Untergrundbahn (underground railway) dan Stadtschnellba.

Memang kita terbuai dengan tontonan MIMPI Kali ye

KOMPAS IMAGES/DHONI SETIAWAN

Kendaraan terpaksa memutar arah akibat ambrolnya Jalan RE Martadinata, Jakarta Utara, Kamis (16/9/2010). Jalan sepanjang 103 meter ambrol sekitar pukul 03.15.

KOMPAS IMAGES/DHONI SETIAWAN

Jalan RE Martadinata, Jakarta Utara, yang ambrol sepanjang 103 meter menjadi tontonan warga, Kamis (16/9/2010). Jalan yang menghubungkan Pelabuhan Tanjung Priok dengan pusat kota ini ambrol sekitar pukul 03.15.

JAKARTA, KOMPAS.com — Jalan yang menghubungkan Pelabuhan Tanjung Priok dengan pusat kota Jakarta ambrol sepanjang 103 meter. Hal itu terjadi tepatnya di Jalan RE Martadinata, Jakarta Utara, Kamis (16/9/2010). Kerusakan terjadi sekitar pukul 03.15. Untuk sementara, jalan ditutup untuk semua kendaraan. Meski demikian, beberapa kendaraan roda dua masih terlihat nekat melintas. Berdasarkan pantauan Kompas.com, ratusan warga menyemut di sekitar ambrolnya jalan tersebut. Meski beberapa petugas kepolisian mengusir mereka karena berbahaya, mereka tetap nekat menonton.

Kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa dan sebab terjadinya kejadian ini telah pula di ambil kesimpulan yaitu karena faktor alam, Jalan R.E. Martadinata Jebol karena Faktor Alam

Tercatat dalam artikel tsb yang memuat sebuah kesimpulan komunikasi tsb adalah :” Apa yang dirasakan aman saat ini, justru itulah pencabut nyawa yang paling maut” . Tidak berapa lama dari kejadian tsb, yang berlangsung tepat tgl 10-september-2010, maka 6 hari setelah itu, terjadilah Baru Setahun Dibeton, Aneh Jl RE Martadinata Bisa Ambles.

Ini bukti tidak seriusnya pemerintah memikirkan moda transportasi yang ada di Indonesia. Yang terjadi saat ini adalah memberikan peluang bagi para pemilik kendaraan motor untuk memiliki kendaraan lebih dari 1 dan memenuhi jalanan di Jakarta

Mengunjungi Jazirah Arab

Saya berangkat menuju tanah Haram atau tanah suci pada tanggal 07Mei 2010 dengan menggunakan Saudi Arabian Airlines.  Berangkat pada pukul 17.00 dan tiba di tanah suci pada pukul 02.00 Am esok harinya dengan perbedaan waktu 4 jam lebih cepat dari Jakarta. Pesawat sempat transit di Dammam selama 1 jam untuk refueling.  Saya berangkat Umroh bersama rombongan Zikra Azzumar Wisata. Sesampainya di Saudi Arabia banyak hal yang tidak terduga yang saya alami. Setelah barang keluar dari pesawat tidak ada yang mengurusi barang barang tersebut akhirnya saya inisiatif barang kelompok terbang saya dikumpulkan disatu tempat. Ternyata inisiatif saya salah, saya dipanggil oleh petugas bandara dan diambil passportnya karena dianggap orang yang paling bertanggung jawab atas barang penumpang.  Hari itu tidak ada yang menjemput dari pihak travel di airport karena petugas travel masih tugas mengurusi rombongan kloter pertama.

Akhirnya setelah barang terkumpul, datang pak Challam yang ditugasi travel untuk menjemput kita, Sesampainya di hotel langsung ke Mesjid Nabawi untuk sholat subuh. Subhanallah, mesjidnya nggak pernah sepi dengan pengunjung, begitu megah dan mewahnya mesjid ini.

Saya menginap di Hotel Al Safir yang sangat dekat dengan Nabawi.

Peta kota Madinnah adalah sebagai berikut. Dimesjid ini manusia dari seluruh penjuru dunia berkumpul, saya bertemu dengan orang dari Afghanistan, Palestina Beirut, Tripoli, Egypt, Khyrgystan dan untuk Asia dari Indonesia dan Malaysia. Sayang infrastruktur tidak diatur dengan baik utamanya transportasi. Disini taksi tidak jelas mana yang pake argometer dan tidak. Taksi gelap berkeliaran dimana mana. Sepeda motor tidak mengikuti aturan international (MSF).

ketiadaan polisi jalan raya mungkin salah satu penyebab lalulintas yang semrawut di kota Madinnah. Sebainya anda berhati hati kalau akan menyeberang dan pastikan bahwa pengemudi melihat anda dan memberi isyarat untuk mengurangi kecepatan. Apabila tidak sebaiknya urungkan niat anda menyeberang. Kemudian masalah perparkiran, nah kita lihat disebelah kiri, mobil parkir 3 shaft (di KSA = Kingdom of Saudi Arabia  menganut sistem kemudi stir kiri ). hanya untuk berebutan mendapatkan tempat yang terdekat dengan pintu lobby hotel.

Situasi lalulintas sendiri sebenarnya tidak terlalu ramai atau padat. Padat hanya pada jam tertentu seperti saat akan Sholat atau sesudah Sholat saja.  KSA sendiri sedang mengatur dan mengembangkan system lalulintasnya menjadi lebih baik. Contohnya dibangunnya MRT dari Padang Arafah dan Mekkah ada 3 proyek yang di bangun oleh KSA yakni land bridge kereta api sepanjang 950 Km yang menghubungi Riyadh, Dammam dan Mekkah ,  Kemudian tahap II yaki jalur kereta api kearah Madinnah dengan panjang 750 km sampai ke kota yanbu terakhir tahap ke III jalur kereta Riyadh sampai dengan Hamz Al Jalamid sepanjang 1300 KM. Bagaimana dengan Indonesia ? jalur kereta api malah dipangkas dan dikurangi contohnya kereta Parahiyangan. Baiklah nggak usah cerita tentang lalulintas transportasi manusia di Indonesia dulu. KIta selesaikan cerita tentang Saudi Arabia dulu.

Kembali di KSA, lalulintas kurang teratur dan semrawut dimana pengemudi tidak ada sopan santun dijalan raya. Oleh karenanya sebagian kendaraan disana penyok dan tidak mulus. Seperti dilihat di samping kiri ini mobilnya penyok kanan kiri. Kalau sudah penyok banyak dan mobil tidak bisa dipakai biasanya digeletakkan saja dipinggir jalan. Makanya pemandangan bangke mobil pinggir jalan menjadi hal biasa disini. Kenapa mobil banyak penyok ? karena kalau tidak minggir maka mobilnya di senggol atau ditabrak. Tapi kita nggak boleh marah apalagi mukul karena hukum Islam berlaku disini. Siapa yang mukul maka akan dibalas dengan pukulan. Kalau mobil penyok ditabrak ya tabrak lagi.

Cerita lalulintas masih panjang cuma karena sekarang sudah jam 2 pagi saya instirahat dulu besok say asambung lagi

Selanjutnya informasi tentang kota Madinnah yang disadur dari insani tour adalah sebagai berikut :

Madinnah adalah nama yang digunakan Rasulullah untuk mengganti nama kota Yatsrib, yaitu salah satu dari dua kota suci umat Islam yang terletak di Saudi Arabia, Yatsrib berubah nama setelah Nabi hijrah dari Mekkah pada tahun 662 Masehi dan pada zaman Nabi Muhammad SAW dan Khulafaur Rasyidin, kota ini menjadi pusat dakwah dan basis pengembangan Islam sekaligus ibukota Kerajaan Islam pertama di dunia.

Gelar kota Madinah adalah Madinatul Munawwarah yang artinya Kota yang bercahaya, Madinah juga masih memiliki 93 nama lainnya diantaranya terkenal dengan sebutan “Madinatun Nabi” (Kota Nabi), Madinah Ar Rasul (Kota Rasul). Sejarah kota Madinah sebelum Islam lahir dihuni oleh dua suku bangsa yaitu Arab dan Yahudi, penduduknya berasal dari penduduk setempat dan dari Arab Selatan yang pindah ke Yatsrib karena robohnya Bendungan Ma’arib di Yaman dan dikenal dengan sebutan suku Aus dan suku Khazraj.

1. MASJID NABAWI

Masjid yang dibangun oleh Nabi Muhammad SAW bersama para sahabat dan kaum Muslimin, masjid ini terletak dijantung kota Madinah. Pembangunannya dimulai pada bulan Rabiul Awal tahun 1 Hijriah (September 662 Masehi) setelah beliau pindah dari Mekkah ke Madinah (Hijrah).

Masjid ini berdiri diatas tanah milik dua anak yatim Sahal dan Suhail yang dibeli dengan harga 10 dinar, ditambah tanah wakaf dari As’ad bin Zurarah dan tanah bekas makam kaum muslimin yang rusak. Luas awal masjid ini ± 1.050 m², dan pada bulan Muharram 1406 H atau Oktober 1985, dimulai perluasan masjid dengan menggusur hotel-hotel, pasar dan komplek pertokoan. Kemudian dibangun kembali masjid baru seluas 82.000 m2 yang mengitari dan menjadi satu dengan masjid yang lama, luas total Masjid Nabawi dan halamannya yang sekarang kira-kira 98.000 m² dan dapat menampung jamaah 650.000 jamaah pada Hari-hari biasa dan lebih 1.000.000 jamaah pada musim Haji.

KUBAH MASJID NABAWI

Untuk pengaturan udara dalam bangunan yang sedemikian luas, di buatlah 27 ruang terbuka dengan ukuran masing-masing 18 x 18 m. Sebagai atap dibuat kubah yang dapat dibuka dan ditutup secara elektronik maupun manual, berat tiap-tiap kubah 80 ton terbuat dari kerangka baja dan beton dilapisi kayu pilihan dengan hiasan relief serta batu mulia sejenis phirus. Sedangkan bagian luar atas dilapisi keramik tahan panas.

MENARA 104 METER

Masjid Nabawi memiliki 10 buah menara dengan ketinggian 104 meter dan dipuncaknya terdapat ornamen “bulan sabit” dari bahan perunggu dilapisi emas 24 karat dengan tinggi 7 meter dan berat 4,5 ton. Di ketinggian 87 meter dipasang “sinar laser” jangkauan sinar tersebut sejauh 50 Km berfungsi sebagai penunjuk arah kiblat dinyalakan pada saat-saat tertentu (waktu sholat).

12 PAYUNG RAKSASA

Pada bagian tengah Masjid Nabawi terdapat dua ruang terbuka yang setiap ruangan dilengkapi enam payung artistik, payung ini dapat terbuka dan tertutup secara otomatis yang diatur oleh tekhnologi komputer.

BASEMENT

Luas basement masjid 73.500 m² tinggi 4,5 meter, kegunaannya sebagai tempat pengaturan elektronik, mekanik, sound system, serta Ac untuk cadangan listrik telah tersedia mesin pembangkit listrik berjumlah 8 unit yang menghasilkan 2,5 MW.
Menurut data dan informasi yang ada menyatakan bahwa tanah yang berada di Madinah adalah yang termahal di dunia, dengan harga per meter perseginya $ 67.000 data ini per Juli 1992.

MAKAM RASULULLAH

Makam Rasulullah terletak disudut Timur Masjid Nabawi yang dahulu disebut Maqshurah. Dahulu ditempat tersebut terdapat dua rumah, yaitu rumah Nabi SAW bersama Aisyah dan rumah Ali RA dengan Fatimah RA. Sejak Rasulullah wafat pada tahun 11 H (632 M) rumah Nabi SAW terbagi dua, yaitu bagian arah kiblat (selatan) untuk makam Nabi SAW dan yang bagian Utara untuk tempat tinggal Aisyah RA.

Pada tahun 678 H (1279 M) diatasnya dipasang Kubah Hijau (green dome) sampai sekarang. Jadi persis dibawah ‘green dome’ inilah jasad Rasulullah SAW di makamkan. Jika jamaah berziarah ke makam Nabi SAW, maka akan berziarah pula ke makam dua sahabat beliau Abu Bakar RA (Khalifah I) dan Umar Ibnu Khattab RA (Kahalifah II) yang dimakamkan di sebelah makam Nabi SAW. Maka lokasi dimana dahulu terdapat rumah Nabi SAW yang kini dijuluki ‘makam 3 manusia mulia’. Setelah masjid Nabawi diperluas, makam tersebut dimasukkan kedalam bangunan Masjid. Pada bangunan ini terdapat empat buah pintu :

  1. Pintu sebelah kiblat dinamakan At Taubah
  2. Pintu sebelah Timur dinamakan Fatimah
  3. Pintu sebelah Utara dinamakan Tahajjud
  4. Pintu sebelah Barat ke Raudah sudah ditutup.

RAUDAH

Adalah nama tempat yang ada didalam Masjid Nabawi, yaitu antara Makam Rasul SAW dan Mimbar, luasnya sekitar 144 M² yang sekarang ditandai dengan pilar-pilar berwarna putih, lantainya dihiasi permadani wool yang cantik dan unik. Raudah juga disebut taman surga berdasarkan pada hadits Nabi SAW yang bunyinya ;

“Diantara rumahku dan mimbarku adalah sebagian taman surga.” (Muttafaqun ‘Alaih)

Pengertian Raudah sebagai ‘taman surga’ pada hadis di atas terdapat beberapa pendapat para ahli, antara lain adalah sebagai berikut :

  • Bahwa Allah SWT menurunkan rahmatNya dan berbagai kebahagian ditempat itu, karena di tempat itu dilakukan zikir dan ritual kepada Allah SWT, yang karenanya tentu saja dijanjikan surga.
  • Tempat itu kelak setelah kiamat benar-benar akan dipindahkan oleh Allah SWT ke surga, hingga ia menjadi bagian dari taman surga yang hakiki.
  • Orang-orang yang pernah berdo’a di Raudah akan melihatnya di surga.

LUAS RAUDAH

Adalah 22 meter x 15 meter, yakni jarak antara rumah Nabi dan mimbarnya kurang lebih 22 meter dan panjang ke belakang kurang lebih 15 meter.

TEMPAT MUSTAJAB

Raudah adalah salah satu tempat yang makbul untuk berdo’a, jika ingin shalat di Raudah jamaah harus bangun jam 03.00 pagi, tempat ini menjadi rebutan bagi kaum pria untuk shalat fardhu. Untuk wanita diberi kesempatan untuk shalat sunat pada waktu shalat Dhuha sampai menjelang waktu shalat Zuhur.

SHALAT DI RAUDAH

Jamaah Pria yang ingin melaksanakan shalat Zuhur dianjurkan untuk datang jam 11 siang, karena bertepatan waktu pemakaian tempat untuk wanita selesai dan sekat-sekat pemisah dibuka kembali.

TIANG -TIANG RAUDAH

Raudah memiliki 5 tiang penyangga dengan nama yang berbeda ;

  • Tiang Siti Aisyah disebut dengan Usthuwaanah Aisyah terletak ditengah Raudah, tiang ketiga dari mimbar dan dinding makam Rasulullah.
  • Tiang Taubah. Disebut dengan Usthuwah At Taubah, terletak antara tiang Aisyah dan tiang As Sarir (dinding makam Rasulullah) dan dikenal dengan nama Tiang Abu Lubabah.
  • Tiang As Sarir, kata as-sarir artinya ‘tempat tidur’ terletak sebelah Timur tiang Taubah, menempel dengan dinding makam Rasul.
  • Tiang Al Haras, tiang ini menempel pada dinding makam Rasulullah, sebelah utara dari tiang As Sarir, sejarah tiang ini sebagai pos keamanan bagi Rasulullah dan keluarganya. Surat Al Maidah ayat 67 menyatakan, “Allah memelihara engkau dari gangguan manusia”.
  • Tiang Al Wufud adalah tiang paling utara dari tiang As Sarir dan tiang Al Haras, tempat tiang ini berdiri dahulu untuk tempat Rasulullah SAW menerima tamu-tamu penting.

2. B A Q I ‘

Baqi’ adalah nama komplek perkuburan yang berada di Madinah, terletak ± 30 meter ditimur Masjid Nabawi, Baqi berarti sebidang tanah yang lembut tanpa batu dan kerikil. Luas areal pemakaman ini ± 138.000 M², tempat ini dibatasi dengan tembok berjeruji, ditempat ini dimakamkan antara lain :

  • Usman bin Affan RA (khalifah ketiga) Abbas bin Abdullah RA (paman Nabi)
  • Hasan bin Ali RA (cucu Nabi) Halimatus Sa’diyah RA (ibu susuan Nabi)
  • Istri-istri beliau: Sofiah RA, Hafsah binti Umar bin Khattab RA dan Mariyatul Qibtiyah RA kecuali (Siti Khadijah di Ma’la dan Maemunah di daerah Zam’un).
  • Putra putri beliau Siti Fatimah RA, Qosim, Abdullah, Ibrahim, Ruqoyyah, Zainab RA dan Umi Kalsum RA.

Sekarang tempat ini sudah menjadi pemakaman umum termasuk bagi jamaah Umrah maupun Haji yang meninggal di Madinah. Rasulullah berdo’a agar semua yang dimakamkan di Baqi’ diampuni dosanya oleh Allah SWT.

Waktu ziarah: bagi laki-laki ba’da Subuh dan bagi wanita kapan saja namun diluar pagar.

3. JABAL UHUD

Sebuah gunung yang terletak ± 5 km dari kota Madinah, nama Uhud dipakai karena tempat ini dahulu sebagai tempat peperangan besar dengan kafir Quraisy pada tanggal 15 Syawal 3 H (Maret 625). Dalam peperangan ini dari pihak muslimin gugur sebanyak 70 orang syuhada termasuk paman Nabi Hamzah RA. Lokasi kuburan para Syuhada tersebut dimakamkan di area sekitar Jabal Uhud.

4. MASJID QUBA

Adalah nama sebuah desa yang kemudian menjadi nama masjid. Terletak 5 km diluar kota Madinah. Keutamaan masjid ini antara lain :

  • Masjid yang pertama dibangun Rasulullah SAW bersama sahabatnya.
  • Shalat disini pahalanya sebanding dengan pahala beribadah umrah.

Masjid ini dibangun diatas tanah milik Kalsum bin Hadam, pembangunannya dilakukan pada awal kedatangan Rasulullah SAW pada tanggal 12 Rabiul Awwal 13 tahun kenabian (622 M).

Dalam Al Qur’an masjid ini disebut juga dengan nama Masjid Taqwa
“Janganlah kamu shalat dalam suatu masjid selama-lamanya, sesungguhnya masjid yang didirikan atas dasar taqwa (masjid Quba), sejak hari pertama didirikan adalah lebih baik bagi kamu sembahyang di dalamnya. Didalamnya ada orang-orang yang ingin membersihkan diri. Dan Allah SWT menyukai orang-orang yang bersih.” (At-Taubah ayat 108)

5. MASJID QIBLATAIN

Ditempat ini pula Rasulullah SAW mendapat wahyu untuk merubah Qiblat dari Baitul Maqdis ke Masjidil Haram. Pada bulan Rajab 12 H. Wahyu tersebut ada dalam surat Al Baqarah ayat 144. berdasarkan peristiwa tersebut maka masjid itu diberi nama Qiblatain, karena Rasulullah SAW Shalat zuhur 2 rakaat menghadap ke arah Masjidil Aqhsa dan 2 rakaat menghadap ke arah Masjidil Haram. Di dekat masjid inipun terdapat telaga yang diberi nama Sumur Raumah.

6. MASJID TUJUH

Kelompok Masjid yang terletak di kaki bukit Sala’ ± 3 km sebelah barat laut Masjid Nabawi.Disebut Masjid Tujuh karena jumlahnya ada tujuh yaitu :

  1. Masjid Salman
  2. Masjid Abu Bakar
  3. Masjid Umar
  4. Masjid Usman
  5. Masjid Ali
  6. Masjid Fatimah
  7. Masjid Fatah

Diantara tujuh masjid tersebut Masjid Fatah yang memiliki peran penting dalam sejarah Islam pada waktu Perang Khandak (perang parit) disitulah Rasulullah memanjatkan do’anya selama tiga hari berturut-turut agar musuh yang banyaknya 10.000 orang agar dihancurkan dengan pertolongan Allah SWT.

7. PASAR KURMA

Pasar Kurma terletak di Kota Madinah, dibangun pada tahun 1982 dan terletak 600 meter sebelah selatan Masjid Nabawi. Pasar ini khusus menjual macam-macam Kurma diantaranya Kurma kesayangan Nabi yaitu Kurma Ajwa.

Perbandingan transportasi indonesia dan singapore

Kali ini perjalan saya benar benar liburan sekaligus memperhatikan transportasi umum yang ada di Singapore. Singapore sudah layaknya My Second City, karena dulu pernah usaha import scrambler dari Singapore dengan teman teman komunitas motorsport.

Karena dalam masa liburan maka waktu cukup banyak untuk memperhatikan lingkungan. Perjalanan saya lakukan dengan menggunakan kendaraan umum.

Perjalanan dimulai saat saya pulang tugas dari Semarang. Sampai di Jakarta jam 5 sore dan turun diterminal 1 karena saya naik penerbangan Lion dari Semarang. Celingak celinguk karena sesampainya bandara tidak ada informasi bagaimana caranya ke Terminal 2 International.  Setelah tanya sana sini barulah didapat informasi ternyata ada Bus Blue BIrd yang menyediakan angkutan gratis antar Hub Terminal.

Situasi terminal 1 hingar bingar mulai dari yang  jualan parker, jualan mount blanc, semir sepatu sampai jualan minyak wangi. Yah tak ubahnya terminal bis saja. Kemudian tukang ojek taksi liar masih berkeliaran disekitaran bandara.

Setibanya di terminal 2 penerbanganpun mengalami penundaan keberangkatan hampir 30 menit.  Setibanya di Singapore dijemput oleh rekan yang tinggal di Singapore, ngalor ngidul cerita tentang transportasi dan kehidupan.  Pak Rahim namanya, orangya sangat baik dan ternyata mempunyai darah Indonesia.  Saya tanya kenapa Bapak tidak pernah lagi ke Indonesia, alasannya trauma karena saat di Batam dia dimintain duit sama Imigrasi 10 Dollar, padahal dia tidak salah apa apa dan cuma karena dia baru petama kali ke Indonesia. wah wah wah..

Ok kita lanjut kemasalah transportasi, Singapore mempunyai sistem transportasi yang salah satunya tercanggih di dunia namanya SMRT. Singapore Mass Rapid Transportation. SMRT ini dimiliki oleh Swasta (Temasek Holdings, dan sisanya pemegang saham kecil kecil seperti DBS dll), ini bukti bahwa penanganan oleh Swasta lebih baik di bandingkan oleh Negara yang penuh dengan birokrasi.

Terlihat disini perencanaan matang dalam pengaturan system dan moda transportasi terpadu antara MRT dan LRT yang melayani keseluruh penjuru negeri di Singapore.  Hebatnya lagi jadwal kedatangan tidak pernah meleset lebih dari 2 menit.  Kalau kita keluar MRT Terminal langsung dengan mudah kita akan menemui SMRT Buses jalur rutenya pun akan terpampang dengan jelas di halte bis.

Kita MRT dulu, terminal MRT biasanya terletak di pertokoan dibawah tanah. Saat memasuki disitu sudah terpampang dengan jelas aturannya yakni dilarang merokok, dilarang makan dan minum dan dilarang membawa binatang.  Kemudian jadwal kedatangan MRT terpampang dengan jelas di layar kaca.  Pembelian tiket dilakukan dengan sistem self service. Kita memasukan uangnya dan otomatis tiket akan keluar dengan sendirinya. Dalam tiket berwarna hijau didalamnya terkandung deposit 1 dollar Singapore.  Tiket ini di tap atau didekatkan ke pintu gerbang masuk. setelah itu pintu akan terbuka.

Kemudian Bis, disana bis dibedakan menjadi beberapa macam diantaranya

  • Trunk: Routes yang menghubungi antar kota.
  • Short Trip: Routes yang menghubungkan daerah padat dengan MRT station.
  • Feeder: menghubungkan antar penduduk disuatu area dengan bus interchange.
  • Intra-Town (SMRT Buses) dan TownLink (SBS Transit): Rute yang di kombinasikan antara lingkungan dan bus interchange serta MRT.
  • Jurong Industrial Service:
  • Express: Untuk antar jalan raya penghubung antar kota.
  • Fast Forward: Modifikasi rute apabila disalah satu rute penuh maka rute ini akan dialihkan dan penumpang akan diberitahu bahwa bis ini tidak berhenti disetiap terminal namun akan langsung ke tempat tujuan
  • NightRider (SMRT Buses) and Nite Owl (SBS Transit): Bis ini hanya ada saat malam hari saja
  • SMRT Link: Bus gratis penghubung antara Chinatown, Dhoby Ghaut dan Little India.
  • Chinatown Direct: Rute yang menghubungkan antara penjuru kota dan Chinatown melalui jalan tol dan hanya ada saat tahun Lunar New Year.
  • Parks: Jasa yang diberikan antara terminal bus dan tempat parkir umum.
  • Stadium Direct: yang menghubungi Stadiun utama dan penjuru kota apabila ada event disitu .
  • Premium: penghubung dengan wilayah wisata

Seperti kita lihat disini,  tidak ada sampah sedikitpun di Singapore ini. Kenapa ? semua orang takut membuang sampah, disana sini terlihat ada kamera CCTV. Anda buang maka anda akan terekam.  Nah walaupun anda tidak melihat polisi atau penjaga keamanan tidak ada seorangpun berani buang sampah sembarangan.

ini adalah route bis yang terpampang di setiap shelter. Terawat dan sagnat rapi tidak ada coretan graffiti informasi sangat jelas dan terlihat disini. Siapapun bisa naik dengan mudah bahkan untuk orang cacat disediakan bus khusus. Bukan main. Ternyata Singaporean  sangat hormat dengan pemerintahnya. Mereka bangga menjadi Singaporean, seorang supir taksi saja bilang bahwa saya bangga menjadi Singaporean dan saya rela bayar pajak.  Negara maju dengan pajak relative lebih rendah ( GST 7 %).

Soal kebersihan, Singapore bisa dibilang kota yag sangat bersih, tidak ada yang berani buang sampah sembarangan atau merokok sekalipun diruang AC.  Informasi dan petunjuk arah sangat jelas sehingga setiap pengunjung tidak perlu takut kesasar.

Disetiap pojokan tertera himbauan untuk menjaga kebersihan.  Bahkan himbauan untuk menjaga lingkungan hidup. Bukan main, jumlah air dijaga, juga energy (tidak hanya bahan bakar tetapi juga listrik, sumber daya alam diirit irit).

Bagaimana dengan kita ? pemborosan terjadi di jalan raya, fuel consumption terbuang percuma karena macet, biaya menjadi mahal karena budaya corruption dimana mana.  Kemudian jalan tol yang harus kita bayar karena ketiadaan transportasi umum yang layak.

Benar benar memang  Singapore sangat teratur sekali dan berbanding 180 derajat dengan negara kita tercinta.

Ini bukti kerja keras pemerintah Singapore yang patut di acungkan jempol dengan pembangunan berkesinambungan. Ada perencanaan GBHN ada perencanaan repelita nah di kita ? Ganti Menteri ganti kebijakan, ganti Presiden apa lagi trus apa yang mau kita harapkan ?

Mudah mudahan Indonesia dimasa yang akan datang bisa bercermin pada baiknya transportasi yang diterapkan di Singapore ini. Saat ini Indonesia sedang menjajaki untuk melakukan pembuatan JMRT yang dimulai pada tahun 2012 ( Kalau jadi) mudah mudahan saja nasibnya nggak kayak Monorail yang sekarang tiang beton teronggok di jalanan.

Tapi kalau kita tidak rubah sekarang kapan lagi. MARI KITA BERUBAH !!! perbaiki indonesia sekarang mulai dari mendisiplinkan Diri Sendiri.

Mari  bandingkan dengan bus di Indonesia seperti dibawah ini

Rp 8,3 Triliun Terbuang karena kemacetan di Jakarta

Source : suara pembaruan

Kenaikan Harga BBM Momentum Benahi Transportasi

SP/YC KURNIANTORO, grafis: pilipus

Kendaraan dari arah Bogor, yang didominasi kendaraan pribadi, terjebak kemacetan di pintu tol dalam kota Jakarta. Tingginya penggunaan kendaraan pribadi, antara lain dipicu buruknya pelayanan transportasi umum.

[JAKARTA] Sistem transportasi yang buruk di sebagian besar wilayah Indonesia, telah menimbulkan kemacetan sangat parah. Hal itu tentu berdampak pada pemborosan penggunaan bahan bakar minyak (BBM).

Berdasarkan data Yayasan Pelangi, kemacetan lalu lintas berkepanjangan di Jakarta menyebabkan pemborosan senilai Rp 8,3 triliun per tahun.

Data yang sama diungkapkan Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Bambang Susantono, mengacu pada kajian Study on Integrated Transportation Master Plan for Jabodetabek (SITRAMP 2004).

Menurut Bambang, perhitungan itu baru mencakup tiga aspek sebagai konsekuensi kemacetan, yakni pemborosan BBM akibat biaya operasional kendaraan senilai Rp 3 triliun, kerugian akibat waktu yang terbuang Rp 2,5 tri- liun, dan dampak kesehatan akibat polusi udara sebesar Rp 2,8 triliun

“Angka kerugian itu akan terus meningkat secara gradual seiring kemacetan lalu-lintas yang semakin parah di Jakarta,” ujarnya, di Jakarta, Jumat (30/5).

Sementara itu, Ketua Yayasan Pelangi, Andi Rahma menuturkan, kerugian tersebut diakibatkan kemacetan lalu lintas sehubungan tidak dibatasinya jumlah kendaraan pribadi. Dengan demikian, volume kendaraan akan terus bertambah melampaui daya tampung jalan.

“Pada saat yang sama proyek pembangunan jalur khusus bus Transjakarta tak kunjung selesai, sehingga makin memperparah kondisi jalan,” katanya.

Kacau Balau

Di tempat terpisah, pakar transportasi dari Institut Studi Transportasi, Darmaningtyas menilai, sistem transportasi di Kota Jakarta masih kacau balau.

Hal itu terlihat dari jumlah angkutan umum, mobil pribadi, dan sepeda motor yang terus bertambah, sehingga memicu kemacetan parah di jalanan di seluruh pelosok Jakarta.

Hal itu tergambar dari populasi kendaraan roda empat di DKI Jakarta dalam tiga tahun terakhir yang terus meningkat secara signifikan. Selama periode 2005-2007, misalnya, tercatat lebih dari setengah juta unit mobil baru terjual di Jakarta.

Untuk itu, dia meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta agar memperbanyak angkutan umum massal, seperti busway, sehingga jumlah angkutan umum dan kendaraan pribadi dapat dikurangi. Kenaikan harga BBM saat ini dan ancaman krisis energi global, harus dijadikan momentum untuk membenahi sistem transportasi di Ibu- kota.

“Kesemerawutan yang terjadi pada saat ini adalah karena pemerintah membiarkan penambahan jumlah angkutan umum. Di sisi lain upaya pembatasan jumlah kendaraan pribadi tidak dilakukan,” kata Darmaningtyas, Jumat (30/5).

Menurutnya, jika Pemprov DKI Jakarta memperbanyak angkutan umum massal yang nyaman, tertib, dan bersih, penambahan angkutan umum tidak perlu. Selain itu para pengendara kendaraan pribadi akan berpindah ke angkutan massal tersebut.

“Dengan harga BBM saat ini, potensi warga untuk beralih ke angkutan umum massal, seperti busway, akan bertambah. Tetapi sayang kalau sarana seperti itu jumlahnya masih terbatas,” ujarnya.

Transportasi Terpadu

Terkait hal tersebut, Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo mengungkapkan, langkah yang dilakukan adalah dengan pembangunan transportasi makro yang mencakup tiga aspek, yakni pembangunan angkutan umum massal, pembatasan lalu lintas, dan peningkatan jaringan jalan.

Pembangunan angkutan umum massal, diwujudkan melalui pembangunan MRT (mass rapid transit), yakni berupa subway (kereta ba-wah tanah), light rail transit (LRT) dalam bentuk monorel atau kereta layang, serta bus rapid transit yang menggunakan jalur khusus, seperti busway.

Untuk pembatasan lalu lintas, Fauzi menjelaskan, dilakukan dengan program 3 in 1, penerapan tarif penggunaan jalan (electronic road pricing/ERP), pembatasan parkir, dan fasilitas park and ride.

Sementara itu, untuk meningkatkan kapasitas jaringan jalan akan mencakup pelebaran jalan, pembangunan fly over serta under pass, pedestrianisasi, dan jalur nonkendaraan bermotor.

Menurutnya, beberapa program itu belum dijalankan seperti pembangunan subway dan monorel karena terken- dala dana.

“Selain itu, pembebasan lahan sulit dilakukan karena tidak setiap warga mendukung kebijakan tersebut,” ujarnya, di Jakarta, Kamis (29/5). [DGT/RBW/L-11]

Restrukturisasi Sistem Transportasi Jakarta: Sebuah Keharusan

http://www.Pelangi.or.id – News from Pelangi

Restrukturisasi Sistem Transportasi Jakarta: Sebuah Keharusan
01-May-2003; 09:26 – ar

Semrawutnya permasalahan sistem transportasi Jakarta yang terjadi selama puluhan tahun, telah menimbulkan kerugian yang luar biasa besarnya.Puluhan studi yang dilakukan, terbukti hanya menjadi tumpukan laporan yang jarang dibaca oleh pengambil kebijakan ketika mencoba membuat kebijakan baru. Restrukturisasi sistem transportasi adalah satu-satunya jawaban untuk menyelesaikan semua permasalahan ini dengan tuntas. Kemauan politis yang kuat dari pemerintah dan kesadaran masyarakat untuk melakukan kebijakan ini merupakan prasyarat utama keberhasilan restrukturisasi yang dilakukan.

Tidak berfungsinya sistem transportasi Jakarta melahirkan berjuta masalah. Inefisiensi penggunaan ruang jalan akibat keberpihakan yang berlebihan kepada pengguna kendaraan pribadi memarginalkan sistem angkutan umum, pengendara kendaraan tidak bermotor dan pejalan kaki. Permasalahan ini bagaikan lingkaran setan yang tidak akan pernah bisa diselesaikan secara parsial. Permasalahan sistem harus diselesaikan dengan sistem.

Restrukturisasi sistem transportasi Jakarta sudah saatnya dilakukan untuk mencegah kerugian yang dialami warga–baik sendiri-sendiri maupun secara kolektif — semakin besar. Pemerintah daerah harus berani untuk mengambil langkah besar untuk dapat merealisasikan kebijakan ini.

Pembentukan Badan Otorita Transportasi Umum (BOTU)merupakan langkah pertama yang harus dilakukan. Badan ini berfungsi sebagai lembaga yang menjembatani kepentingan semua pihak dengan mengeluarkan berbagai kebijakan yang terkait dengan masalah transportasi secara menyeluruh dan terintegrasi.

Berbeda dengan fungsi dinas perhubungan yang ada saat ini, BOTU memiliki kewenangan untuk mengeluarkan kebijakan penyaluran hasil pendapatan dari sektor transportasi untuk peningkatan fasilitas transportasi, seperti subsidi untuk pengoperasian angkutan umum, perbaikan fasilitas pejalan kaki dan pengguna kendaraan tidak bermotor, serta jalan raya. Selain itu, BOTU juga memiliki kewenangan untuk mengelola sistem angkutan umum dengan metoda pengelolaan usaha modern. Dengan sistem pengelolaan yang memanfaatkan teknologi informasi, maka keandalan pelayanan sistem angkutan umum sebagai tulang punggung sistem transportasi kota dapat dijamin.

Pilihan transportasi bagi seluruh lapisan masyarakat yang tercipta dengan berjalannya sistem ini membuat sistem transportasi kota mampu mendinamisir roda perekonomian kota sehingga dapat mengurangi jumlah masyarakat miskin, membangun modal sosial budaya masyarakat dan mempertahankan daya dukung lingkungan.

Manfaat ganda yang mampu diberikan dari kebijakan restrukturisasi sistem transportasi ini menunjukkan bahwa restrukturisasi yang dilakukan dapat mengubah paradigma yang ada dalam sistem transportasi saat ini menjadi sistem transportasi berkelanjutan.

20 Kota dengan Kemacetan Terburuk di Dunia

23 Mei 2009 in Feature

KEMACETAN merupakan kepenatan atau sakit kepala yang nyata dirasakan para pengemudi di kota-kota besar. Ketika sedang terburu-buru bekerja atau liburan, kemacetan selalu membuat syaraf dan psikologis seseorang terganggu.
Berikut daftar kota-kota tersebut:

1) Tokyo; Kota metropolis yang memunyai banyak monorel dan jenis moda transportasi lainnya, namun masih mengalami masalah besar bagi seseorang untuk memiliki mobil pribadi. Oleh karena itu, mengapa di Tokyo ada Tokyo Traffic Control Center yang bekerja 24 jam sehari. Hal ini memungkinkan mereka bisa mengatur lalu lintas ketika terjadi kemacetan. Mereka punya 17 ribu kenderaan deteksi.

la_traffic_043

2) Los Angeles; SUDAH umum kita terima, bahwa Los Angeles (LA) adalah kota metropolis yang paling bermasalah dengan kemacetan, meski memunyai banyak jalan raya.

3) Sao Paulo; Majalah Time melaporkan Sao Paulo memunyai tingkat kemacetan terburuk di dunia. Pada 9 Mei 2008, mencatat sejarah dengan 166 miles (266 km) dari antrian dari 522 mil (835 km). Masalah kemacetan di sana diasumsikan karena akibat akselerasi tingkat motorisasi sejak tahun 2003. Dan sekitar 1000 orang membeli mobil baru setiap hari.

4) Bangkok; Para guide wisatawan di Bangkok memeringatkan para tamunya akan padatnya lalu lintas jalan di negerinya. Bahkan beberapa kereta api dan jalan baru belum bisa menyelamatkan keadaan. Sepeda denga leluasa memotong ditengah kepadatan jalan tanpa memberi tanda, begitu pula pada kendaraan lainnya. Para pengunjung beranggapaan fenomena tersebut sebagai kekacauan nyata dari lalu lintas.

5) Moscow; Kota ini juga memunyai alasan mengapa kemacetan masih ada di sana. Salah satunya dikarenakan musim semi dingin yang parah. Transportasi darat tidak bisa beroperasi karena es hitam. Masalah lainnya adalah jumlah penduduk tinggi, sehingga bisa memiliki banyak kendaraan. Dan jalan di sana terpaksa harus kembali dibangun dan diperluas.

6) Shanghai; Sama dengan kota yang padat penduduk lainnya, juga memiliki masalah lalu lintas. Sejak tahun 1998 hingga 2003 jumlah kendaraan meningkat dari 7 ribu – 170 ribu. Banyak orang mampu di sana memiliki mobil sendiri. Akibatnya, jalanan pun menjadi padat.

7) Mumbai; di kota ini kemacetan ini terjadi karena banyak alasan: cuaca buruk (hujan lebat), jalan yang sempit, tingginya jumlah kendaraan. Banyak wisatawan mengeluhkan soal udara di sana dan hal itu bukan suatu yang mengejutkan di kota Mumbai.

8) Mexico; untuk mengatasi kemacetan di kota asal serial telenovela ini, yaitu dengan menerapkan sistem kalender khusus. Namun, hal tersebut tetap saja tidak mengurangi kondisi yang ada.

9) New York; kota ini boleh dibilang sebagai salah satu kota dari tiga kota besar lain di Amerika Serikat yang parah lalu lintasnya. Kota selalu tampak tak mampu menyediakan tempat.

10) Seоul; kehidupan orang makmur – meski beberapa di Asia terjadi krisis – tetap membeli mobil baru. Itulah mengapa ketika jam macet di sana, tidak cukup ruang untuk kendaraan.

11) Chicago; Kondisi jalan dan rute lama serta pembelian mobil baru oleh penduduk antara lain yang membuat masalah untuk mencapai tempat kerja.

12) Manila; seperti kota-kota yang padat lainnya, Manila juga mengalami hal yang sama soal kemacetan. The “Holland”, begitulah istilah solusi yang diterapkan. Menggunakan transportasi sepeda daripada kendaraan lainnya, tapi belum pulang mengurangi kondisi kemacetan.

13) London; Gambarang jalanan di sana adalah jalanan seperti terlalu lama untuk dilewati karena begitu banyak lewat kendaraan per jamnya.

14) Jakarta; Tidak ada Jakarta tanpa kemacetan sama sekali. Lebih dari 100 mobil baru muncul di jalan Jakarta tiap harinya. Apakah kalian pikir ini tidak berakibat pada kemacetan? Jakarta adalah kota terburuk diseluruh Dunia system transportasinya. Perencanaan manajemen jalan raya tidak pernah diatur dengan baik. Jalan baru diperbaiki segera saja dalam waktu 3 bulan rusak kembali.

Perencanaan tatakota tidak baik, warga yang tidak disiplin menambah kisruh lalulintas di Indonesia utamanya Jakarta. Tidak ada perencanaan tranmsportasi umum terpadu apalagi grand design master plan transportasi…wah kalau ini mah kelaut aje. Bus Way aja berantakan, masa mau mikirin MRT dan Monorail….

macet2
15) Osaka; seperti kota-kota Jepang lainnya, Osaka tidak dapat terlepas dari kemacetan. Mungkin kota ini tidak bisa lepas dari kemacetan. Mungkin Osaka juga akan mengambil sistem yang diterapkan di Tokyo, “Tokyo Traffic Control Center System”.

16) Venezuela; Sejak 19988 Venezuela menetapkan harga tetap gas. Dapat dibayangkan bagaimana jumlah kendaraan muncul di jalanan. Bukan masalah polusinya, tapi kemacetan yang terjadi benar-benar menakutkan.

17) Athens; kota ini terus menghadapi banyak masalah kemacetan dari tahun ke tahun. Karena jalanan masih sama dan pertumbuhan pendudukanya terus meningkat, kendaraan masih terus mengguncang saraf-saraf penduduk.

18) Auckland; Meski tidak sebesar Tokyo, Auckland memiliki rasio kepemilikan mobil di setelahA merika Serikat. Itulah mengapa, kemacetan masih terus ada dan menjadi masalah besar di kota-kota.

19) Rio de Janeiro; di pusat kotanya, tak ada yang bisa mengatur kemacetan yang begitu padat. Alasannya hampir sama dengan kota-kota lainnya di dunia: kondisi cuaca (hujan dan banjir), tingkat kepemilikan kendaraan pribadi tinggi, dan jalan-jalan perlu dilakukan pelebaran.

20) Kathmandu; kota ini sering disebut sebagai kota polusi dan macet. Ini benar-benar kota yang terlalu padat dengan jalan yang terlalu sempit. Tapi bukan karena itu masalah tapi juga masalah lalu lintas dan polisinya. Polisi lalu lintas harus menunggu bila ada pesanan. Dan mungkin karena soal birokrasi maka tak satupun orang tahu kapan kemacetan dimulai dan akan berahir.

Kecelakaan Lalu Lintas Pembunuh Nomor 3 di Indonesia

Kecelakaan Lalu Lintas Pembunuh Nomor 3 di Indonesia

artikel di detik.com
Kecelakaan Lalu Lintas Pembunuh Nomor 3 di Indonesia
Reporter: Luhur Hertanto

detikcom – Jakarta, Kecelakaan lalu

lintas merupakan pembunuh nomor 3 di
Indonesia. Setiap tahunnya rata-rata 30.000 nyawa melayang di jalan raya.

Demikian diungkapkan Menteri Perhubungan Hatta Rajasa kepada wartawan usai menghadiri peringatan HUT Korpri ke-33 di Istora Senayan, Jakarta, Senin (29/11/2004).

“Dengan angka setinggi itu, Indonesia duduk di peringkat ke-3 negara di ASEAN yang jumlah kecelakaan lalu lintasnya paling tinggi. Ini angka yang luar biasa, kecelakaan bisa digolongkan sebagai pembunuh nomor 3 di Indonesia,” ujarnya.

Sekadar diketahui, penyebab kematian nomor 1 dan 2 adalah penyakit jantung dan stroke. Data dephub menyebutkan mayoritas penyebab utama kecelakaan lalu lintas adalah kondisi kendaran yang tidak laik jalan dan kelelahan fisik pengemudi.

Menurut Hatta, perlu tindakan drastis dalam penegakan hukum dan disiplin yang tinggin untuk menekan angka kecelakan lalu lintas. Untuk itu, lanjut Hatta, pihaknya bersama instansi terkait tengah merumuskan metode memperketat pemberian lisensi kepada pengemudi kendaraan umum.

Metode lainnya adalah dengan menerapkan sistem champion awards, yakni mengaitkan kinerja pemda dengan angka kecelakaan di wilayahnya. “Jadi pemda juga bertanggung jawab menekan angka kecelakaan,” katanya.

Dua metode tersebut, lanjut Hatta, mengemuka dalam pertemuan menteri-menteri transportasi ASEAN di Kamboja yang baru saja diikutinya. Salah satu dekralasi yang dihasilkan dalam pertemuan itu adalah menekan tingginya angka kecelakaan di negara-negara ASEAN.

Disinggung soal kecelakaan lalu litas di jalan tol, Hatta menilai sebagai hal yang memprihatinkan. “Kecelakaan di jalan topl sangat memprihatinkan karena tersedianya infra struktur transportasi yang baik justru menyebabkan angka kecelakaan meningkat,” tuturnya.(rif)

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.