Tips persiapan mudik -Autocilin

Tips persiapan mudik Berkumpul dan bersilahturami dengan keluarga besar merupakan ritual setiap tahun yang selalu ditunggu-tunggu. Pulang kampung atau mudik saat Lebaran memang selalu menghadirkan kebahagiaan tersendiri. Berikut beberapa tips untuk Anda agar perjalanan mudik Anda aman dan nyaman.

1. Periksa Kondisi Ban Kendaraan Anda Karena salah satu fungsi utama dari ban adalah sebagai penahan bobot kendaraan, maka tekanan angin ban merupakan satu hal yang penting untuk dikontrol dengan baik. Lakukanlah pengecekan tekanan angin secara rutin baik sebelum, saat mudik maupun akan balik ke rumah. Bacalah petunjuk rekomendasi tekanan angin di sekitar pintu mobil di sana tercantum angka tekanan mobil kosong maupun penuh. Kalau memang beban penuh, tidak masalah ditambah sedikit, jangan takut ban pecah karena ban pecah justru sering terjadi karena kurangnya tekanan angin. Pengukuran harus dilakukan pada saat ban dalam kondisi dingin, karena kalau panas, tekanan akan naik.

2. Periksa kaca mobil dan lampu kendaraan Demi keamanan berkendara di malam hari, pastikan semua lampu hidup sebelum kendaraan dijalankan. Cucilah kaca mobil dengan pembersih kaca dan pastikan kaca mobil bebas dari jamur, jamur yang menempel pada kaca mobil dapat mengganggu penglihatan pengendara pada malam hari.

3. Periksa master rem dan master kopling Kita sering kali tidak mengecek master rem dan master kopling kalau belum bermasalah. Padahal rem dan kopling merupakan komponen yang sangat penting. Indikasinya mudah, kendaraan yang sudah menempuh jarak 40.000 KM atau sekitar 2 tahun, lebih baik master rem dan kopling dioverhaul.

4. Bawa Peta Jalur Mudik Jangan lupa membawa peta jalur mudik, karena ini sangat penting dan berguna. Hendaknya pilihlah peta yang memuat jalur-jalur alternatif secara detail, ini penting sekali apabila terjadi kemacetan di suatu titik. Dan jangan lupa peta tersebut dilengkapi dengan info nomor-nomor telepon penting, restoran, SPBU, ATM, dan bengkel siaga di sepanjang rute perjalanan mudik.

5. Komponen Cadangan Siapkan komponen cadangan yang berisiko tinggi bermasalah di perjalanan: ban, bohlam, sekring, tali kipas, minyak rem, dan oli. Jangan lupa lengkapi mobil dengan toolset standar.

6. Mengemas Barang Klasifikasikan barang bawaan dalam dua kategori besar. Pertama, barang yang tidak akan dipakai selama perjalanan (oleh-oleh, pakaian selama berlibur, dll). Kedua, barang yang kemungkinan besar diperlukan pada saat perjalanan (peta mudik, handphone, cemilan, obat-obatan, buku bacaan, kaset, CD, satu atau dua potong baju/celana jika pelu diganti saat perjalanan, dll). Tempatkan barang kategori kedua di area yang mudah dijangkau agar tidak perlu bongkar muat selama perjalanan. Prioritaskan barang bawaan yang berat di posisi bawah. Hindari penumpukan barang yang berpotensi mengganggu daya pandang pengemudi. 7. Istirahat yang cukup Bagi yang melakukan perjalanan jauh dengan berkendaraan sendiri, sebaiknya sebisa mungkin “menabung tidur”. Seminggu sebelum mudik, sempatkan untuk istirahat dan tidur yang cukup, hal ini penting karena data melaporkan seseorang yang mengemudi dalam keadaan mengantuk resikonya lebih besar dari pada yang berkendara dalam kondisi mabuk. Tidak ada salahnya menkonsumsi vitamin atau suplemen penambah teanga agar tetap fit.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s