JALAN R.E. MARTADINATA AMBROL SIAPA YANG SALAH

Jalan RE Martadinata Ambrol !!! kenapa bisa terjadi kejadian seperti itu, tentu ini karena kelalaian manusia dalam menghitung kekuatan jembatan, namun demikian hebarnya  tidak ada satu pihakpun yang mengakui bersalah atas kejadian ini dan alam lah yang bersalah telah menggerus bagian fondasi jalan sehingga menjadi rapuh.  Kembali alam yang menjadi korban karena ulah manusia.  Beban tonase jalan tidak dihitung dan abrasi laut tidak ditanggul. Nah kalau begini siapa yang bertanggung jawab atas kerugian yang terjadi.

carut marutnya sistem birokrasi di Indonesia termasuk dalam pemeliharaan jalan mengakibatkan semua pihak melepaskan tanggung jawabnya atas kerusakan jalan yang ada. Padahal kita sebagai warganegara dikejar kejar pajak mulai PPN, PPH dan pajak lainnya (retribusi, PPNBM dan segala macam dipajakin) Harga menjadi semakin mahal, tapi kualitas infrastruktur tidak  diperhatikan.  Infrastruktur aja tidak dipikirkan apalagi moda transportasi umum. Yah kita hanya bisa bermimpi memiliki MRT,    MTRShinkasen, atau seperti di Jerman ada U-Bahn systems S-Bahn systems,  Untergrundbahn (underground railway) dan Stadtschnellba.

Memang kita terbuai dengan tontonan MIMPI Kali ye

KOMPAS IMAGES/DHONI SETIAWAN

Kendaraan terpaksa memutar arah akibat ambrolnya Jalan RE Martadinata, Jakarta Utara, Kamis (16/9/2010). Jalan sepanjang 103 meter ambrol sekitar pukul 03.15.

KOMPAS IMAGES/DHONI SETIAWAN

Jalan RE Martadinata, Jakarta Utara, yang ambrol sepanjang 103 meter menjadi tontonan warga, Kamis (16/9/2010). Jalan yang menghubungkan Pelabuhan Tanjung Priok dengan pusat kota ini ambrol sekitar pukul 03.15.

JAKARTA, KOMPAS.com — Jalan yang menghubungkan Pelabuhan Tanjung Priok dengan pusat kota Jakarta ambrol sepanjang 103 meter. Hal itu terjadi tepatnya di Jalan RE Martadinata, Jakarta Utara, Kamis (16/9/2010). Kerusakan terjadi sekitar pukul 03.15. Untuk sementara, jalan ditutup untuk semua kendaraan. Meski demikian, beberapa kendaraan roda dua masih terlihat nekat melintas. Berdasarkan pantauan Kompas.com, ratusan warga menyemut di sekitar ambrolnya jalan tersebut. Meski beberapa petugas kepolisian mengusir mereka karena berbahaya, mereka tetap nekat menonton.

Kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa dan sebab terjadinya kejadian ini telah pula di ambil kesimpulan yaitu karena faktor alam, Jalan R.E. Martadinata Jebol karena Faktor Alam

Tercatat dalam artikel tsb yang memuat sebuah kesimpulan komunikasi tsb adalah :” Apa yang dirasakan aman saat ini, justru itulah pencabut nyawa yang paling maut” . Tidak berapa lama dari kejadian tsb, yang berlangsung tepat tgl 10-september-2010, maka 6 hari setelah itu, terjadilah Baru Setahun Dibeton, Aneh Jl RE Martadinata Bisa Ambles.

Ini bukti tidak seriusnya pemerintah memikirkan moda transportasi yang ada di Indonesia. Yang terjadi saat ini adalah memberikan peluang bagi para pemilik kendaraan motor untuk memiliki kendaraan lebih dari 1 dan memenuhi jalanan di Jakarta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s